Tiga Bulan Minum Kola Go, Rasa Sakit di Kakinya Menghilang

Kaki kiri lelaki 32 tahun ini, mulai dari lutut hingga pergelangan, sering sakit. Apa
penyebabnya? “Mungkin akibat kebanyakan duduk di counter dan kurang olahraga,”
ucap pemilik nama Herman Saputra ini berasumsi. Dan itu diutarakannya ketika
ditemui 22 September 2017 lalu. Kenapa banyak duduk? Karena, warga Jalan
Kesehatan, Kelurahan Pasar, Kecamatan Blang Pidie, Kabupaten Aceh Barat Daya,
Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, ini membuka usaha toko HP (cellular phone)
yang ia jaga sendiri. Dalam bekerja, tentu saja ia banyak duduk ketimbang berdiri.
Lantas, apa yang dilakukannya untuk mengatasi keluhannya itu? “Kebetulan, saya
ditawari seorang teman untuk mengonsumsi Kola Go,” jawabnya. Sejak kapan?
“Sejak sebelum masuk bulan puasa kemarin,” lanjut lelaki yang membuka usaha di
Pasar Blang Pidie itu. “Di minggu pertama saya minum 2x sehari, tapi seterusnya
hanya satu kali, setiap malam,” ungkapnya. Dan, hingga wawancara ini dilakukan,
sudah tiga bulan ia meminum produk berbasiskan kolagen itu. Hasilnya? “Sekarang
sudah hilang sama sekali sakit itu. Dan pencernaan pun lebih lancar,” ujarnya.

Kolagen merupakan penyusun utama jaringan ikat pada tulang, sendi, kulit,
rambut, gigi, dan kuku. Ketika manusia berumur 20-30 tahun, produksi kolagen di
tubuh mulai menurun. Dan ketika umur 60 tahun turunnya hingga 35%. Dengan
begitu, terjadi kerusakan pada organ tubuh, terutama yang disebutkan tadi. Itulah
sebabnya manusia butuh asupan kolagen dari luar. Dengan ditambah whey, serat
akasia, dekstrosa, mineral alga, dan cokelat bubuk fungsi kolagen dalam Kola Go
makin efektif. Whey merupakan protein globular dari keju susu sapi, untuk mengisi
jaringan otot dan membesarkannya sehingga kuat dan kekar. Serat akasia untuk
menyerap kotoran sisa metabolisme dan membuangnya melalui feses. Dekstrosa
adalah gula sederhana yang terbuat dari pati singkong, yang mempunyai tingkat
kemanisan rendah, sehingga tidak berbahaya bagi penderita diabetes jika
dikonsumsi. Gula ini mudah dicerna dan berfungsi sebagai penambah energi.
Minarel alga mudah diserap tubuh dan terbuat dari ekstrak ganggang laut.
Fungsinya untuk mengisi matriks tulang yang keropos serta menormalkan sistem
osmotik dan transfer energi pada proses biokimia tubuh, terutama transfer ATP sel.
Sedangkan bubuk cokelat sebagai antioksidan dan sumber lemak tak jenuh, dengan
fungsi sebagai penangkal radikal bebas penyebab proses penuaan sel.

Saat ini banyak produk penghilang gangguan tulang dan sendi yang ditawarkan.
Namun, kebanyakan terbuat dari bahan kimia sintetis sehingga berbahaya bagi
kesehatan bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Sedangkan komposisi Kola Go
semuanya alami. Begitu juga dengan Kola Plus. Apa itu Kola Plus? Ini adalah
produk berbasiskan kolagen murni khusus untuk memuluskan dan mengancangkan
kulit serta memperkuat rambut. Produk-produk cukup dikonsumsi 1- 2 kali sehari,
dan sekarang sudah bisa didapatkan di apotek, toko obat, dan outlet lainnya di kota
Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *