Lutut Kanannya Yang Retak Itu Sudah Kembali Normal Lagi

Lutut Kanannya Yang Retak Itu Sudah Kembali Normal Lagi

Jika mengendarai sepeda motor, Anda mesti berhati-hati supaya tak sampai jatuh. JIka jatuh, akibatnya bisa berbahaya. Seperti yang dialami pegawai administrasi SMPN 2 Lhokseumawe ini. ”Setahun yang lalu, saya mengalami kecelakaan sepeda motor. Saya terjatuh gara-gara melewati jalanan yang berlubang. Itu lantaran saya kurang hati-hati,” tutur ibu satu anak ini. Akibatnya, tempurung lutut kanannya retak. Maka, istri seorang anggota TNI ini pun dibawa ke rumah sakit. Setelah diobati dan dibolehkan pulang, seorang saudaranya merekomendasikan agar wanita bernama Junita Fitria ini minum Kola Go. Dan saudaranya itu menjelaskan manfaat minuman produk yang berbasiskan kolagen tersebut. Warga Perumahan Asrama Kodim, Jalan Sudirman, Kecamatan Bandasakti, Kota Lhokseumawe, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, ini pun setuju. Dan ia langsung mengonsumsi minuman kesehatan yang rasanya kenyal-kenyal manis itu. Apa hasilnya? “Saya minum dua kali sehari sampai sekarang. Tapi, ketika baru dua bulan meminumnya, sudah terasa hasilnya. Lutut saya sudah jauh membaik. Dipakai berjalan pun sudah enak,” ungkap wanita 33 tahun ini. “Selain itu, dulu kalau berhubungan badan dengan suami, lutut saya terasa sakit. Tapi kini tidak lagi,” imbuh lulusan D3 Kesekretariatan Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, ini
dengan malu-malu, saat ditemui 24 Septemebr 2017 lalu.

Bila parah, sakit dengkul bisa berubah menjadi osteoartritis. Ini akibat hilangnya cairan pengisi sendi (cartilage). Kerja berat, obesitas, diabetes, dan pola hidup salah menjadi pemicunya. Akibatnya, regenerasi cartilage terhambat. Jika ini terjadi, lama-lama cartilage habis. Bila habis, dampaknya sama dengan mesin motor kehabisan oli: tulang-tulang sendi saling berbenturan. Inilah yang mengakibatkan nyeri. Dan ini adalah akibat dari laju pertumbuhan cartilage yang tak sebanding dengan laju kerusakannya. Cartilage adalah bagian sendi yang elastis, yang tersusun atas kolagen, dan berfungsi sebagai shock absorber pada persendian. Kalau begitu, kolagen sangat penting dong? Benar! Studi klinis oleh pakar kesehatan Jerman bernama Adam pada 1991 menyatakan, konsumsi kolagen secara rutin akan menurunkan sakit pada sendi. Sebelumnya, 1990, Prof. Moskowitz dari Case Western Reserve University, Ohio, AS, menyatakan, kolagen dapat menurunkan rasa sakit pada sendi dan meningkatkan fungsi sendi secara signifikan.

Saat ini banyak produk penghilang gangguan tulang dan sendi yang ditawarkan. Namun, kebanyakan terbuat dari bahan kimia sintetis sehingga berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Sedangkan komposisi Kola Go semuanya alami. Produk cukup dikonsumsi 1- 2 kali sehari, dan sekarang sudah bisa didapatkan di apotek, toko obat, dan outlet lainnya di kota Anda.