Anda Gemuk? Waspadai Serangan Osteoartritis

Tak ada orang yang ingin memiliki tubuh gemuk, baik pria maupun wanita. Bagi wanita, gemuk itu bagaikan monster yang menakutkan. Di saat berdiri, tubuh akan bertumpu pada tulang belakang dan tungkai, mulai dari panggul, terutama lutut, hingga pergelangan kaki. Tungkai inilah yang menahan bobot tubuh. Bila tungkai tak kuasa menahan berat tubuh, terjadilah nyeri sendi atau osteoartritis. Osteoartritis adalah kondisi di mana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi. Bagaimana terjadinya? Begini. Pada sendi, suatu jaringan tulang rawan (cartilage) biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Di sana, ada suatu lapisan cairan yang disebut cairan sinovial, yang terletak di antara tulang-tulang tersebut. Cairan itu bertindak sebagai bahan pelumas, untuk mencegah ujung-ujung tulang itu bergesekan dan saling mengikis. Pada kondisi kekurangan pelumas, lapisan cartilage yang menutup ujung tulang akan bergesekan satu sama lain. Gesekan itu membuat lapisan cartilage menipis sehingga menimbulkan osteoartritis. Kalau sudah terjadi, sebaiknya segera diatasi. JIka tidak, ia akan menimbulkan pembengkakan.

Sebenarnya, bukan lantaran kegemukan saja nyeri sendi yang disertai kondisi bengkak itu bisa terjadi. Cedera akut sampai dengan kondisi medis atau penyakit lain juga bisa menjadi penyebabnya. Lantas, apa langkah untuk mengatasinya?
(1) Gunakan obat penghilang nyeri atau analgetik.
(2) Gunakan obat antiradang supaya bisa mengurangi peradangan.
(3) Beri pelumas pada daerah nyeri sendi lutut yang bengkak.
(4) Jalani terapi.
(5) Jika kondisinya parah, ambil langkah operasi. Tapi, selain itu, ada juga cara lainnya yaitu mengkonsumsi herbal yang mengandung kolagen tinggi. Terutama untuk mencegah atau untuk yang belum parah.

Banyak produk berbasiskan kolagen yang ditawarkan di pasaran. Namun, sekitar 80% di antaranya berasal dari luar negeri. Tentu kehalalannya diragukan. Berbeda dengan Kola Go. Ini adalah minuman serbuk yang mengandung kolagen halal dalam jumlah cukup besar. Selain kolagen, Kola Go mengandung whey, serbuk cokelat, mineral alga, fiber, dan dextrose. Meski manfaat lainnya masih bisa didapat, dengan komposisi seperti itu manfaatnya lebih difokuskan kepada pemeliharaan tulang dan sendi. Untuk diketahui, kekuatan tulang dan sendi bergantung kepada keserasian ikatan antara tulang, sendi di sekitarnya, tulang rawan penyangganya, dan otot yang mengikatnya. Bila kepaduan ini terganggu, muncul berbagai jenis penyakit rematik seperti osteoporosis, nyeri sendi, dan nyeri otot. Jika penyakit-penyakit ini merongrong, aktivitas sehari-hari tak lagi bisa dijalankan dengan lancar.

Banyak pula produk penghilang gangguan tulang dan sendi yang ditawarkan. Namun, kebanyakan terbuat dari bahan kimia sintetis sehingga berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi dalam jangka panjang. Sedangkan komposisi Kola Go semuanya alami. Dan produk ini kini sudah bisa didapatkan di apotek, toko obat, dan outlet lainnya di kota Anda. Klik Selengkapnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *