Setiap sel dalam tubuh manusia mengandung kolagen. Namun dimulai dari umur 25 tahun, produksi kolagen di dalam tubuh kita menurun, dan ketika mencapai 60 tahun produksinya menurun hingga 35%. Dengan kondisi itu, terjadi kerusakan pada tubuh, seperti penuaan, kulit keriput, tulang keropos, sakit pada persendian, rambut menipis dan rontok, serta kuku rapuh. Nah, kita yang bermasalah dengan hal di atas, sebaiknya meningkatkan jumlah kolagen di dalam tubuh. Kola Go mengandung protein tinggi, mudah dicerna, dan setelah dikonsumsi akan menggantikan kolagen tubuh yang hilang.

Butuh Bantuan Konsultasi?
Chat via WhatsApp

Dapatkan Kola Go di Seluruh Toko Herbal & Apotek Indonesia atau order online via Marketplace berikut ini, tersedia juga Fitur COD (Cash on Delivery) / Bayar di tempat.

Program Agen Kola Go. Klik disini

Kola Go!

Kolago merupakan minuman serbuk yang mengandung kolagen halal dalam jumlah cukup besar. Kolagen adalah suatu protein yang merupakan penyusun utama jaringan ikat, seperti tulang, kulit, rambut, sendi, dan kuku pada tubuh.

Manfaat Kolagen:

  1. Membantu mengatasi nyeri sendi
  2. Membantu mengatasi osteoporosis
  3. Menjaga kekuatan otot
  4. Menjaga kekuatan sendi
  5. Memelihara kekuatan tulang dan gigi
  6. Membantu Nyeri Otot

Yang Mana Masalah Anda ? Konsultasikan via Whatsapp admin kami

Manfaat Kolagen

Mengatasi nyeri sendi, Mengatasi Osteoporosis, Menjaga kekuatan otot, Menjaga kekuatan sendi, Memelihara kekuatan tulang dan gigi, Mengatasi Nyeri Otot

Herbal Alami

Aman tidak ada efek samping.

Halal

Kolagen pada Kola Go diolah di Jawa Timur, dan berasal dari tulang sapi, yang telah dapat sertifikat halal LP-POM MUI.

Bagaimana tidak. Hanya dalam sebulan dengkulnya itu tak ngilu lagi dan tak mengeluarkan bunyi lagi. “Padahal, saya baru menghabiskan Kola Go itu dua kotak,” ujarnya. Dan, dengan demikian, sekarang setiap ada waktu luang ia sudah bisa bermain sepeda kembali. Hasil lainnya? “Badan lebih bugar,” jawabnya.
“Saya meminum Kola Go itu dua kali sehari,” tuturnya. Dan hasilnya? “Sakit di daerah siku sudah berkurang walaupun sekali-sekali masih terasa. Begitu juga di paha. Namun, tidur jadi enak dan badan terasa lebih bugar ketika bangun dari tidur,” lanjutnya.
“Kesemutan di tangan sudah berkurang. Sakit di tumit juga sudah berkurang tapi masih muncul sekali-sekali, yakni kalau saya sedang capek,” ungkap warga Jalan Widuri, Kelurahan Pal Lima, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi, Provinsi Jambi, ini. “Tapi produk ini membuat badan saya lebih bugar dan tidur lebih enak,” lanjutnya.​

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Bentuk Kola Go seperti apa?
Bentuknya seperti bubuk susu

1 boks Kola Go isinya berapa?
1 boks Kola Go isinya 150 gram

1 boks Kola Go dapat dikonsumsi berapa hari?
1 boks Kola Go dapat dikonsumsi sampai 4 hari. Dikonsumsi 2 x sehari sebelum makan dan sebelum tidur. Setelah nyeri sendi reda, boleh dikonsumsi 1 x sehari.

Harganya berapa?
Harganya Rp 90 ribu/box

Rasa Kola Go bagaimana?
Kola Go punya rasa dominan hambar, tapi juga ada sedikit manis dan rasa cokelat karena Kola Go juga mengandung cokelat dan pemanis alami dekstrosa.

Apakah Kola Go punya efek samping?
Kola Go tidak menimbulkan efek samping karena produk ini bukan obat melainkan suplemen kesehatan yang terbuat dari bahan-bahan alami.

Cara konsumsinya bagaimana?
Di dalam setiap boks Kola Go terdapat satu sendok takar. Untuk mengonsumsinya, Ambil Kola Go sebanyak 2 sendok takar yang telah disediakan lalu diseduh dengan air hangat.

Apakah bisa bayar di tempat?
Ya bisa, tersedia fitur COD

Perlu BANTUAN? Hubungi Kami: +62-821-1142-9418

Konsultasi Chat via WhatsApp

Testimoni Kola Go

Kini Ia Sudah Bisa Menggenggam dan Tidur Lebih Nyenyak

“Sudah setahun lamanya pinggang saya sakit, sendi jemari meradang dan sering mengalami kesemutan,” ujar Nyonya Sri Sulistioharni saat ditemui 14 ...
Selengkapnya

Sakit di Dengkulnya itu Sudah Berkurang

“Sekitar setahun belakangan ini,” ujar Nyonya Muslimah, “saya sering merasakan sakit di kedua pundak, terutama di saat saya lelah.” Dan ...
Selengkapnya

Sendinya Tak Begitu Sakit Lagi Dibawa Sujud, Duduk, dan Berdiri

Di kala usia sudah lewat setengah abad, ada-ada saja penyakit yang dirasakan. Dan bagi wanita, penyakit yang lazim muncul adalah ...
Selengkapnya

Baru Enam Hari Meminumnya, Nyeri Bahunya Sudah Banyak Berkurang

Saat ditemui 4 Maret 2017, usia pria yang mengabdi sebagai marbut Masjid Nurul Iman, RT 06, Kelurahan Karang Jangkong, Kota ...
Selengkapnya

Kini Ia Sudah Bisa Kembali Menggaruk Punggungnya

Kira-kira sesetahun yang lalu, kata Nyonya Andi Nurhayati, ia mengalami sakit pada sendi di bagian atas salah satu lengannya. Akibatnya, ...
Selengkapnya

Karena Enak, Ia Menyukainya

Sejak tiga bulan sebelum wawancara ini dilakukan, wanita yang masih “sendiri” ini kerap diserang sakit lutut. Apa penyebabnya? Menurut gadis ...
Selengkapnya